<>

KAMPAR(Auranews.co.id) – Dikenal memiliki beragam destinasi wisata alam yang terjaga dan kental akan budayanya, sesuai dengan namanya Kampung Pariwisata (KamPar). Ternyata juga memiliki beberapa objek wisata air terjun yang gak kalah indah dan memiliki keunikannya tersendiri.

Salah satunya Objek Wisata Batu Tilam yang ada di Desa Kebun Tinggi, Kenagarian Pangkalan Kapas, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar ini sangat menarik hati dan pikiran traveler lokal maupun mancanegara untuk menjajakinya karena keindahan alam yang begitu asri, plus air terjun dari hamparan Bukit Barisan Suaka Margasatwa Rimbang Baling.

Saya yang kerap merasakan dentuman demi dentuman air yang terjun dari ketinggian. Objek Wisata Batu Tilam inilah yang membangkitkan gelora petualang saya. Baiklah, agar mencapai Objek Wisata Batu Tilam tersebut butuh persiapan yang sangat matang ya guys.

Foto: Salah satu spot foto di Objek Wisata Batu Tilam
Foto: Salah satu spot foto di Objek Wisata Batu Tilam

Kepala Desa Kebun Tinggi, Jhoni menilai Batu Tilam mulai dikembangkan sejak 2017 lalu. Hal itu setelah pemerintah desa dan masyarakat bahu membahu untuk membangun desa wisata.

“Jadi pada tahun 2017 itu lah kami rintis untuk perencanaan pembukaan wisata Batu Tilam. Di sana kita punya sejarah dan spot wisata yang bisa mengangkat nama desa kita dan kabupaten kita,” Pungkas Jhoni.

Tahun-tahun berikutnya mereka merilis wisata Batu Tilam ke tingkat nasional. Objek Wisata Batu Tilam beberapa waktu lalu berhasil meraih Juara Pertama Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021 kategori surga tersembunyi terpopuler saat diumumkan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Dari situ kita mendapat ajang API Award. Ya itu surga tersembunyi terpopuler Juara1 setelah kami berjuang,” katanya.

Lokasi Batu Tilam

Objek Wisata Batu Tilam lokasinya berada di tengah pedesaan dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari pusat kota. Wisatawan yang datang dari luar daerah dapat naik pesawat atau kapal laut. Kemudian Anda dapat menyewa travel atau naik kendaraan umum seperti ojek yang melewati area destinasi alam tersebut.

Jika berangkat dari arah kota Pekanbaru bisa mengambil jalur ke daerah Kabupaten Kampar. Lurus terus sampai masuk kawasan Desa Kebun Tinggi. Jalan yang ada di sekitar desa ini masih berupa tanah, jadi Anda disarankan datang saat musim kemarau. Traveller dapat melanjutkan perjalanan menuju wisata yang jaraknya sudah beberapa meter dari desa.

Foto: Hamparan Bukit Barisan Kawasan Margasatwa Rimbang Baling

Para pelancong yang baru pertama kali datang dapat mengakses rute melalui google maps atau bertanya langsung kepada penduduk. Disana juga sudah disediakan papan petunjuk jalan agar pengunjung bisa menemukan Air Terjun dengan mudah. Nikmati perjalanan seru dengan melihat panorama alam di sekitar dan hiruk pikuk suasana di pedesaan.

Tips berkunjung

Bagi pengunjung yang ingin datang ke air terjun ini, saya sarankan menggunakan pakaian yang nyaman dan alas kaki yang memadai. Jadi ada baiknya gunakan alas kaki yang menunjang untuk outdoor.

Dengan kondisi jalan tanah yang terjal dikawasan perbukitan ini harus menggunakan kendaraan mobil dable gardan dengan dilengkapi winch atau penarik beban. Untuk sepeda motor, seharusnya juga menggunakan tipe Motocross atau Trail.

Tak hanya keahlian bahkan adrenalin pun diuji dalam menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor di jalan tanah dan berlumpur untuk tiba ditempat wisata alam yang penuh tantangan ini. Apa lagi dimusim hujan tiba sulit untuk dilewati kendaraan. Namun, kondisi  perjalanan yang penuh tantangan ini yang diharapkan bagi para wisatawan yang hobi berpetualang.

Meski perjalanan yang cukup melelahkan ini dapat terobati dengan keindahan pemandangan alamnya yang dikelilingi oleh perbukitan serta udaranya yang sejuk.

Setibanya disana, kita disuguhkan dengan pemandangan alam yang memukau nan eksotis. Yaa, Air Terjun, tatapan mata terhadap air terjun cantik ini mempunyai keunikan tersendiri yang berbeda dengan wisata alam lain. Disana tampak air dengan tingkatan yang berbeda-beda mulai dari 10 meter hingga 150 meter. Air yang jatuh dari ketinggian berbeda mempunyai tingkat kedalaman yang sama. Saat cuaca sedang mendukung pesona air yang bervariasi tersebut terlihat sangat cantik.

Deburan air yang jatuh begitu harmoni menyatu dengan bunyian serangga hutan yang mendayu-dayu. Sungguh nada alam yang indah!

Spot utama Batu Tilam yang ada di mulut gua menambah sensasi tersendiri bagi pecinta alam bebas. Tapi tenang, warga dan kelompok pemuda sekitar juga sudah membuat akses menuju mulut gua dengan tangga kayu.

Foto: Spot foto malam hari di mulut Goa tempat peristirahatan

Salah seorang pengunjung, Buyung menyampaikan bahwa ia sangat takjub dengan keindahan alam Batu Tilam ini. Ia pun menjelaskan pengalaman yang ia dapat dari Batu Tilam

“Kita dapat istirahat di pelataran berkanopi tebing Bukit Barisan dengan pemandangan paginya matahari terbit. Selain itu ada 27 air terjun di wisata alam Batu Tilam, hingga saat ini yang baru bisa dikunjungi dan dinikmati itu ada 4 air terjun berikut gua kelawar,” Ujarnya.

Para wisatawan bisa bermain atau sekedar berfoto saat berada di bawah Air Terjun Batu Tilam. Apalagi disana menyuguhkan air yang begitu jernih dan bersih sehingga akan membuat pengunjung takjub. Sumber Air Terjun memang berasal dari resapan hujan dan pegunungan yang ada di sekitar.

Destinasi alam ini memang dikelilingi oleh pemandangan yang menarik untuk dilihat. Ketika berada di sekitar Air Terjun Batu Tilam. Saat Anda sampai di wilayah ini, anda akan terpesona karena banyak tumbuhan yang mengelilingi. Tak hanya itu, ada pula pohon rimbun yang berasal dari hutan Sumatra. Hal itulah yang membuat wisata cantik ini mempunyai suasana yang asri dan sejuk.

Pada bagian lain tampak pegunungan yang menghadap langsung ke arah wisata. Saat pagi maupun siang hari pemandangan alam tersebut menyatu dengan indah. Traveller dapat duduk santai sekaligus menikmati panorama yang akan membuat mata terkesima.

Selain sensasi alam, wisatawan juga bisa dapat banyak pengetahuan di sini. Sebab lokasi mulut gua dahulunya adalah tempat berlindung para pejuang Indonesia dari serangan saat penjajahan Belanda tengah berlangsung.

“Katanya asal usul Batu Tilam ini karena di masa penjajahan Belanda dipakai pejuang kita untuk tidur. Batu inilah yang jadi alas, itulah kenapa disebut Batu Tilam,” imbuh Buyung, pria asal Salo tersebut.

Foto: Suasana tempat peristirahatan ditepian Tebing

Disekitar Objek Wisata Batu Tilam tentunya Terdapat Tebing nan molek dipandang. Tebing yang ada di area Air Terjun diketahui memiliki ketinggian sekitar 7 meter. Tebing tersebut tampak melengkapi keindahan wisata karena sering dijadikan objek memotret foto. Biasanya anak muda juga sering melakukan olahraga panjat tebing dengan membawa peralatan sendiri. Tetapi olahraga ini hanya boleh dilakukan oleh orang yang sudah mahir.

Jika Anda naik ke atas tebing akan terlihat kawasan destinasi yang masih natural. Air yang jatuh dari ketinggian berbeda tampak menarik saat dilihat dari atas. Tidak heran banyak wisatawan dari berbagai daerah dan luar negeri yang berbondong-bondong ingin menikmati liburan di Air Terjun ini.

Untuk bisa liburan akhir pekan ke Air Terjun Batu Tilam memang menjadi hal yang menyenangkan karena tidak membutuhkan budget yang banyak. Tiket masuk wisata hanya Rp 5.000 saja untuk dewasa dan anak-anak. Namun, khusus untuk turis dari luar negeri akan dikenai tarif yang sedikit mahal yaitu sekitar Rp 15.000. Hal tersebut bertujuan untuk menambah pendapatan wisata.

Pada area pintu masuk juga disediakan lahan tempat parkir yang cukup luas. Karcis parkir sepeda motor Rp 3.000 dan kendaraan roda empat Rp 10.000. Bagi wisatawan yang datang dengan rombongan bus bisa pula menaruh di tempat parkir tersebut. Apalagi lahan ini sudah dijaga oleh petugas setempat, jadi kendaraan aman dan tidak akan hilang.

Destinasi alam Air Terjun memang cocok digunakan untuk tempat rekreasi bersama keluarga. Anda dapat menikmati keindahan wisata mulai pagi hingga sore hari. Biasanya saat hari libur Air Terjun ini akan ramai dipadati pengunjung. Maka dari itu, jangan lupa melipir untuk melihat keindahan alam yang tidak akan ditemukan di daerah lain.

Setelah mengunjungi Air Terjun Batu Tilam, Pengunjung diharapkan memberikan kontribusi untuk menjaga dan merawat Alam ini, agar anak cucu kita kelak dapat merasakan keindahan Alam ciptaan yang maha kuasa.

Hemat Penulis, dengan begini Kabupaten Kampar, Provinsi Riau memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, dan banyak dikunjungi wisatawan lokal sampai mancanegara. Potensi ini sadar untuk kita kembangkan agar memberikan manfaat untuk daerah dan masyarakat Kabupaten Kampar.(MRA)