BANGKINANG KOTA – Bagi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar H Dedy Sambudi melestarikan dan menjaga alam memiliki makna yang sangat penting dimasa yang akan datang.

Menurut Dedy, menanam pohon maupun tumbuhan hari ini merupakan warisan untuk anak cucu kelak.

Untuk itu, Dedy mengajak insan pers yang diwakili mantan Ketua PWI Kampar dua periode Aprizal dalam melestarikan lingkungan alam di sekitar kantor BPBD Kampar, Jum’at (19/11/2021).

“Bumi ini rumah kita, jika alam rusak maka bumi pun akan rusak. Mari kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” sebut Dedy.

Ada beberapa tumbuhan yang dibersihkan dan diberikan pupuk oleh Kalaksa BPBD Dedy bersama Aprizal.

Tampak Dedy dan Aprizal bersemangat bahu-membahu mencangkul rumput yang mengitari durian musang king agar terlihat lebih bersih.

Dikatakan Dedy, tanaman bermanfaat sebagai penyangga dan pengikat tanah, sehingga dapat berfungsi untuk mitigasi dan pengurangan risiko bencana berbasis vegetasi.

“Tanaman yang tumbuh subur, bermanfaat untuk memperkuat vegetasi dan mengurangi risiko bencana, juga bernilai ekonomis bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Aprizal, dewan penasehat PWI Kampar ini menyatakan dengan menanam dan merawat tanaman akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi diri sendiri maupun masyarakat banyak.

“Tanamlah kebaikan, tanamlah tumbuhan, niscaya pada akhirnya kita akan menuai hasilnya yang akan baik,” kata pria yang sangat ramah pada semua orang ini.(FLS)