BangkinangKota(auranews.co.id) – Siswa SMAN 1 Bangkinang Kota Berhasil Lolos mengikuti Kompetisi Sains Nasional (KSN) Bidang Kebumian.  Keberhasilan Hafis De Febrian berdasarkan Keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi Tahun 2021 Nomor 2283/J3/DM.02.00/2021 Tentang Penetapan Pemenang Peserta Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinsi (KSN-P)  Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA/MA) Tahun 2021, tertanggal 30 September 2021.

Siswa SMAN 1 Bangkinang Kota Kelas 12 MIPA I, Hafiz De Febrian saat jumpa pers, (06/10/21) di Ruang pertemuan Kepsek SMAN I Bangkinang Kota mengatakan, bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari support sekolah dan bimbingan dari guru pembimbingan serta kerja keras dan kesungguh-sungguhan yang dilakukannya.

Hafiz juga menjelaskan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menuntut ilmu, diantarany: Pertama, pelajari adab berilmu (adab kepada guru., Kedua, jangan lupa beribadah, arena ibadah sangat penting dan bahkan jauh lebih penting dari ilmu., Ketiga, jangan pernah merasa pintar, ungkap Hafiz.

Kepada wartawan Hafis juga mengatakan, bahwa selama mengikuti olimpiade, dirinya sangat mendapatkan dukungan dan support dari sekolah. Kontribusi sekolah jauh lebih cukup. Hafiz juga mengucapkan terima kasih atas bimbingan dari guru pembimbing.

Menjelang Kompetisi Sains Nasional (KSN), Hafiz mengaku dirinya akan lebih fokus pada pelajaran kebumian yang akan diperlombakan. Hafiz juga mengaku akan selalu mengikuti apa yang menjadi arahan dan bimbingan dari guru pembimbing agar dirinya berhasil mendapatkan predikat yng maksimal.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Bangkinang Kota, Muhammad Hendra Yunal, M. Si kepada wartawan mengatakan, bahwa prestasi yang diraih oleh siswanya tersebut merupakan prestasi yang sangat membanggakan sekolah, alumni dan masyarakat khususnya masyarakat Kampar. “Hafiz merupakan satu-satunya siswa Kabupaten Kampar yang lolos ke tingkat nasional berdasarkan KSN P Riau, ” ungkap Hendra Yunal.

Hendra Yunal juga mengatakan, bahwa pihak sekolah akan selalu mensupport agar para siswanya dapat berprestasi. Khusus buat Hafiz yang akan mengikuti Kompetisi Sains Nasional bidang Kebumian, karena Hafiz saat ini sudah menjadi duta Provinsi Riau, maka pihak sekolah akan selalu berkordinasi dengan pihak provinsi. Pihak sekolah akan selalu siap mensupport Hafiz agar mendapatkan prestasi maksimal pada KSN nanti. Karena prestasi bidang akademik (sains) tingkat nasional ini, sudah lama tidak kita dapatkan. Terakhir siswa kita berhasil lolos pada KSN adalah pada tahun 2010 yang lalu pada bidang astronomi, namun waktu itu siswa kita belum. Berhasil meraih medali.

“Jika nanti Hafiz berhasil meraih medali pada KSN, maka ini menjadi prestasi tertinggi yang berhasil kita raih”, ungkap Hendra Yunal.

Hendra Yunal juga menghimbau, agar Hafis jangan berpuas diri. Hafis diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri, lebih giat dan kerja keras lagi belajar agar berhasil mendapatkan medali dengan predikat yang maksimal, ungkap Kepsek Hendra Yunal.

Sementara itu, Ketua Tim Olimpiade SMAN 1 Bangkinang Kota, Rosfilawati Farma, S. Pd M. Pd kepada wartawan mengatakan, keberhasilan Hafis dinyatakan lolos KSN setelah mengikuti proses kompetisi yang panjang dan ketat. Pada Kempetisi Sains Tingkat Kabupaten , SMAN 1 Bangkinang Kota mengutus 27 siswanya untuk 9 (sembilan) mata pelajaran yang diperlombakan (mengutus 3 orang siswa pada setiap mata pelajaran). Diantaranya mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Kebumian, Geografi, Ekonomi, dan mata pelajaran Komputer. Pada Kompetisi Sains tingkat Kabupaten tersebut, siswa SMAN 1 Bangkinang Kota Berhasil lolos sebanyak 9 (sembilan) orang. Terdiri dari 3 (tiga) orang untuk bidang Kebumian, 2 (dua) orang bidang Astronomi, 2 (dua) orang bidang geografi, 1 (satu) orang bidang ekonomi, dan 1 (satu) orang bidang fisika.

Sementara pada Kompetisi Sains Nasional tingkat Provinsi Riau, hanya Hafiz De Febrian yang lolos untuk mengikuti Kompetisi Sains Nasional, ungkap Rosfilawati.

Sementara itu, Guru pembimbing Olimpiade bidang kebumian SMAN 1 Bangkinang Kota, Imansyah Putra, M. Si kepada wartawan mengatakan, bahwa prestasi yang diraih oleh Hafiz merupakan prestasi yang sangat bergengsi.
Iman juga menjelaskan, bahwa prestasi yang diraih oleh Hafis merupakan kerja sama tim (tidak ada keberhasilan karena kerja guru tunggal) . Pihak sekolah memberikan support yang tinggi, semua guru pembimbing dan guru pelatih memberikan ilmu, dan Hafis belajar dan kerja keras yang sungguh-sungguh. Menjelelang KSN tingkat Provinsi Kemaren, kita memberikan pembinaan dan pelatihan selama 3 (tiga) bulan kepada Hafis. Selain bimbingan dari guru yang ada di sekolah, kita juga mendatangkan guru pembina dan pelatih dari luar yang berkompeten selama seminggu, ungkap Iman.

Melalui media Iman menyampaikan, bahwa untuk mendapatkan suatu mutu dan kualitas diri membutuhkan proses yang panjang dan proses yang tidak pernah berhenti dalam membentuk karakter diri. Prestasi hanyalah sebagai efek samping dari sebuah pembinaan yang berkenjutan, ungkap Iman.

Untuk persiapan Hafiz menghadapi KSN ke depan, guru pembimbing dan pihak sekolah akan menunggu arahan dan kordinasi dari pihak provinsi. Karena biasanya duta provinsi akan dikarantina oleh pihak provinsi. Namun kita tetap berupaya dan berjuang sekuat tenaga, agar Hafiz berhasil dalam memperoleh medali pada KSN nanti, ungkap Iman saat jumpa pers.***