BANGKINANG KOTA – Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung terwujudnya pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Regional Pekanbaru Kampar yang rencananya akan dibangun di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung. Pemerintah Kabupaten Kampar berharap pembangunan fisik bisa diwujudkan pada tahun 2022 melalui dana APBN dan pengelolaannya dimulai tahun 2023.

Demikian terungkap dalam rapat koordinasi pembangunan TPA Regional Pekanbaru Kampar yang digelar di aula Bappeda Kabupaten Kampar, Selasa (22/6/21). Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar, Ir. H. Azwan, MSi.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau yang diwakili Hendra, konsultan perencana pembangunan TPA Regional Pekanbaru Kampar Slamet, Kabid Infrastruktur Bappeda Propinsi Riau Raja Juarisman, Rudi dari PUPRPKPP Provinsi Riau, Kabag Kerjasama Provinsi Riau, DLH Provinsi Riau, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Kampar Zaki Helmi, ST, MT, Kabag Kerjasama Setdakab Kampar Nur Azman, Sekretaris DLH Kabupaten Kampar Riadel Fitri, Kabid Persampahan Yusrizal serta pejabat dilingkup Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar lainnya.

Pada pertemuan tersebut pihak konsultan Slamet memaparkan perhitungan biaya operasional dan pemeliharaan. Menurut perhitungan konsultan besaran biaya operasional dan pemeliharaan TPA Regional Pekanbaru-Kampar sebesar Rp.37.389,60/ton.

Rudi dari PUPRPKPP Provinsi Riau menyampaikan bahwa rencana pembangunan TPA Regional Pekanbaru Kampar ini sudah melalui proses yang cukup panjang. Untuk itu ia mengharapkan Balai Pemukiman Prasarana Wilayah Riau mensupport pembangunan TPA ini. “Mengenai RC (Readiness Criteria) Insyaallah akan kita lengkapi secepatnya,” ujar Rudi.

Pihak BPPW Riau Hendra juga mendukung pembangunan TPA Regional ini. Hanya saja karena ada kebijakan menteri terkait OPOR (optimalisasi, pemeliharaan, operasi, rehabilitasi), atau karena RC tidak lengkap bisa saja usulan ini ditunda. Namun demikian ia minta Pemprov Riau melengkapi RC. “Sepengatahuan saya sepanjang RC lengkap tidak pernah usulan ditolak,” ujar Hendra

Diakhir pertemuan Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan menyampaikan kesimpulan pertemuan bahwa Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar berharap TPA Regional Pekanbaru-Kampar bisa dibangun ditahun 2022 melalui dana APBN .

Terkait naskah kerjasama akan disusun oleh tim kecil sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. Kemudian perlu juga dipikirkan bersama ketika UPT tak mampu membiayai operasional nantinya, maka Pemprov Riau bersama Kabupaten Kampar dan Pemkot Pekanbaru siap mensupportnya. (***/herjo)