ROKANHULU(AuraNEWS.co.id) — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) membawa sampel air ke laboratorium untuk mengetahui penyebab kematian ribuan ikan di kawasan Pemandian Sungai Lama Batang Sosah, Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu, Suparno, S.Hut saat di konfirmasi media ini mengatakan, “Pihaknya sudah turun langsung ke lokasi dimana tempat ditemukannya ribuan ikan yang mati di kawasan tersebut.

“Ribuan ikan yang mati itu menghebohkan dunia maya setelah fotonya diunggah oleh beberapa akun Facebook pada Selasa (15/6) sejak saat itu, Tim sudah langsung turun, Kita sudah mengambil sampel air, karena kalau di Dinas Lingkungan Hidup harus menguji sampel air,” katanya, Kamis (17/6/2021) siang.

Dijelaskannya, saat turun ke lokasi, dari informasi yang didapat bahwa ada ditemukan ikan banyak yang mati di Sungai Batang Sosah,  dimana lokasi kejadian ikan mati tersebut di Pemandian Sungai Lama Kelurahan Tambusai Tengah, Dalu-dalu, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurutnya Ikan yang mati jenisnya Lelan, Baung dan jenis ikan lainnya, dari informasi yang disampaikan Sekcam, saat kejadian air agak banjir dan keruh kekuning-kuningan, karena memang sebelumnya ada terjadi hujan, dugaan sementara ada terjadi pencemaran,” jelas Suparno.

“Tidak lama setelah itu, Tim DLH kita turunkan ke TKP untuk menindak lanjuti kejadian tersebut sekaligus untuk memverifikasi dan pengambilan sampel di lapangan disekitar lokasi kejadian,” Katanya lagi.

Dari hasil verifikasi tim DLH yang di pimpin Kabid Pengawasan, dan Kasi Pengaduan serta PPLHD DLH dan Staf Laboratorium bahwa saat tim turun dan mengecek langsung ke lokasi tidak didapati PKS yang ada di sekitar lokasi kejadian melakukan pembuangan air limbah dari Outlet atau Kolam IPAL terakhir yaitu kolam 10, karena tidak ada tanda-tanda penurunan level air limbah pada Kolam IPAL pada pabrik tersebut.

Namun di lokasi pabrik ada pembuangan air cucian pabrik dan sisa abu Boiler, ke Sungai Batang Sosa, selain itu juga tidak terlihat adanya rembesan atau Kolam IPAL yang roboh, serta laporan masyarakat adanya ikan mati di sekitar sungai yang dekat degan Outlet atau kolam pembuangan limbah milik salah satu PKS tersebut, yang ada ditemukan ikan mati di sungai dekat pemandian Surau Suluk seperti yang disampaikan tadi.” jelasnya.

Namun hal ini kita tindak lanjuti sesuai dengan SOP, dan akan kita buktikan dengan Hasil Uji Laboratorium sampel yang sudah diambil saat kejadian, dan hasilnya akan kami expose secara terbuka nanti. Akan kita undang pihak terkait dan rekan jurnalis, untuk memastikan penyebab terjadinya ikan mati dapat kita ambil kesimpulan saat Uji Lab nya keluar hasilnya. Apakah pencemaran akibat pabrik, atau unsur dan faktor lain, sehingga dapat mengambil tindakan atau sanksi bagi pelaku usaha kalau memang terbukti secara sah melakukan pelanggaran,” Tegasnya.(***/Alfian Top)