Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH.

BANGKINANG KOTA -(auranews.co.id)- Kepemimpinan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH genap dua tahun hari ini.

Tepatnya, Selasa 12 Februari 2019 lalu ia dilantik gubernur Riau saat itu H. Wan Thamrin Hasyim di Gedung Daerah Balai Serindit Gubernuran, Pekanbaru.

Catur dilantik sebagai bupati, setelah bupati sebelumnya almarhum Azis Zaenal wafat karena sakit diusia 68 tahun pada Kamis 27 Desember 2018 di Jakarta.

Posisinya sebagai wakil bupati, secara otomatis mengganti jabatan yang ditinggal almarhum Azis sisa masa jabatan 2017-2022.

“Tepat dua tahun saya jadi bupati Kampar, tentunya kedepan Kampar akan lebih baik dan maju,” kata Catur usai sosialisasi prokes bersama forkopimda, Rabu (10/02/2021) lalu.

Bukan tanpa alasan Catur merasa optimis, buktinya meski dilanda pandemi dan diambang ancaman resesi yang menerpa Indonesia, Kampar menjadi salah satu daerah yang meraih beragam prestasi.

Dalam rentang dua tahun memimpin, Kampar era Catur berhasil menjadi juara umum MTQ ke-38 tingkat Riau, Penghargaan Kota Terbersih se-Riau, KI Award 2019 keterbukaan informasi publik se-Riau, Piala Adipura, Penghargaan Pelayanan terbaik Nasional dari Ombudsman, terbaik Dana DAK se-Riau, penanganan stunting paling inovatif di Riau,

Daerah terbaik penanganan covid-19, berturut-turut meraih laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), pelayanan publik yang meningkat salah satunya RSUD Bangkinang, peningkatan infrastruktur jembatan.

Menurut Catur, apa yang menjadi harapan masyarakat tentang pemerintahan Kabupaten Kampar akan terwujud.

Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto

“Insyaallah kita selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.

Catur pun melanjutkan, dimasa kepemimpinannya, ia ingin masyarakat merasakan menjadi bagian dari pemerintahan sehingga bisa saling menjaga.

“Masyarakat harus merasa menjadi bagian daripada pemerintahan ini. Jadi pemerintah dan masyarakat harus saling mengingatkan dan saling menjaga,” harap bupati bergelar Payung Panji Adat Datuok Rajo Botuah ini.

Apresiasi dan Saran Ahmad Fikri

Ditempat terpisah, politisi partai Golkar Ahmad Fikri, S.Ag mengapresiasi kebijakan-kebijakan yang dilakukan bupati Catur pasca HUT Kampar ke-71.

“Ongah mengapresiasi Sugeng pasca HUT Kampar. Ongah rasa beliau sudah menampakkan dirinya, bahwa beliau itu bupati harus segera mengambil langkah dan evaluasi untuk membuat sebuah kebijakan yang populis,” pungkas Ongah Fikri sapaan akrabnya, Jum’at (12/02/2021) siang.

Dikatakan Ongah, di sisa masa jabatan Catur yang tinggal satu tahun lebih, Catur harus melakukan evaluasi-evaluasi kinerja para organisasi perangkat daerah (OPD) demi terwujudnya program 3I (investasi, industri dan infrastruktur) Azis-Catur 2017-2022.

“Belum terlambat, catur harus evaluasi para kadis yang tidak berprestasi. Benahi internal baru bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Dimata Ongah, program 3I sudah tampak hanya saja belum maksimal akibat adanya permasalahan yang ada di internal Pemkab Kampar.

“Meski belum 100 persen, program 3I sudah terealisasi. Caranya kepala dinas harus dievaluasi, mereka harus fokus pada kerjaan dan program yang telah direncanakan pemerintah,” ulasnya.

Salah satu hal yang mesti dilakukan Catur antara lain memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan, pendidikan dan Infrastruktur.

Ketua DPRD Kampar (2014-2019) Ahmad Fikri, S.Ag saat menghadiri pelantikan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH di balai serindit, Selasa (12/02/2019) pagi.

Dimana kata Ongah, program yang bersinggungan langsung terhadap kepentingan dan kepuasan masyarakat harus diutamakan.

“Kita tidak perlu ada gedung bertingkat. Contohnya permasalahan banjir di kota Bangkinang, ini yang mesti diatasi. Kenyamanan masyarakatlah yang paling diutamakan,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Kampar dua periode ini pun menuturkan, selama memimpin Kampar, Catur dinilai berjalan sendiri tanpa ada arahan dan masukkan yang membangun.

“Dua tahun memimpin, gak ada yang memberikan saran-saran yang membangun kepada beliau, yang ada menghancurkan saja,” celetuknya.

Berdasarkan pandangan Ongah, bupati telah melakukan kebijakan yang benar dan tepat pada pelantikan yang dilakukan tempo hari.

“Ongah yakin pelantikan yang dilakukan Catur kemarin sudah baik, tanpa ada intervensi dari pihak lain dan memang pilihan bupati,” bebernya.

“Kalau memang berprestasi pasti akan dipertahankan,” imbuh Ongah lagi.

Demi kebaikan dan kemajuan Kabupaten Kampar dimasa Catur yang hanya tinggal satu tahun lagi, Ongah mengingatkan agar kader partai Golkar tersebut fokus mengejar prestasi.

“Jelang habis jabatan, jangan mengejar-ngejar investasi, tapi kejar prestasi diakhir masa jabatan sehingga masyarakat selalu mengenang diri kita,” saran Ongah.(***)