ROKANHULU(AuraNEWS.co.id) – Pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Riau, menggelar Literasi Media bertema “Wujudkan Penyiaran Sehat, Adil dan Berkualitas” di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Literasi Media digelar di Sapadia Hotel Pasir Pangaraian, Rabu (04/11/2020), dibuka Pjs Bupati Rohul Drs H Masrul Kasmy, M.Si, didampingi Ketua KPI Daerah H Falzan Surahman, S.Si yang diwakili Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Daerah Riau H Asril Darma, S.Si.

Kegiatan juga dihadiri Ketua KPU Rohul Elpendri, Komisioner Bawaslu Rohul Yurnalis dan Alamsyah, KPI Sumatera Utara, serta sejumlah Komisioner KPI Daerah Riau.

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Daerah Riau Asril Darma, dalam pembukaan mengatakan, Literasi Media di Pasir Pangaraian diikuti beberapa unsur, seperti KPU, Bawaslu, 6 Lembaga Penyiaran berizin di Rokan Hulu (4 radio dan 2 TV kabel), LO pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rohul, dan rekan media.

Sebut Asril, ada keterlibatan KPI di Pilkada, sesuai UU Nomor 07 Tahun 2017 Pasal 296, tentang KPI atau Dewan Pers melakukan pengawasan atas pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye Pemilu yang dilakukan oleh lembaga penyiaran atau media cetak.

“Ada tiga tugas KPI di setiap Pemilu, yakni pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye Pemilu,” kata Asril.

Sambung Asril lagi, KPI akan memantau seluruh lembaga penyiaran yang ada. Sedangkan untuk pengawasan berita hoax di media sosial ada UU ITE.

Pjs Bupati Rohul Masrul Kasmy berharap dengan adanya Literasi Media seluruh berita hoax tidak pernah terjadi lagi, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Masrul berharap, Pilkada serentak tidak menjadi ajang saling berselisih paham di masyarakat, namun menjadi wawasan politik di era demokrasi. Dia berharap lagi di saat energi masyarakat habis menghadapi pandemi Covid-19 dan Pilkada serentak, lembaga penyiaran lebih banyak menyampaikan potensi wisata yang ada.

Masrul mengakui, sesuai arahan dari pemerintah pusat melalui Pemprov Riau, seluruh Paslon Bupati dan Wakil Bupati diajak untuk ikut mengkampanyekan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 ke masyarakat.

“Para Paslon harus jadi agen untuk menangkal penyebaran COVID-19,” pesan Masrul Kasmy, yang mengakui belum menemukan adanya Paslon yang sudah ikut mengkampanyekan Proses COVID-19.

Kegiatan diikuti 30 peserta, termasuk dari LO dari tiga Paslon Bupati-Wakil Bupati Rohul, dari akademis, KPU serta Bawaslu Rohul.

Mantan Wakil Bupati Kepulauan Meranti mengakui, bahwa trend COVID-19 di Kabupaten Rohul sejak beberapa hari cenderung menurun. Dirinya mengharapkan adanya keikutsertaan Paslon dalam kampanyekan Prokes ke masyarakat, maka penyebaran COVID-19 bisa ditekan.(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)