Ketua PODSI Kampar Letkol Inf Aidil Amin mengalungkan medali kepada ofisial atlet pada event Kampar International Dragon Boat Kampar (KIDBF) 2019 lalu.

KAMPAR-(auranews.co.id)- Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas olahraga di Kabupaten Kampar berhasil mencuri perhatian khalayak ramai.

Betapa tidak, dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang, Kampar sukses menempati peringkat terbaik di ajang Porprov IX Riau 2017.

Bersinarnya olahraga Kampar, tak terlepas dari sosok putra terbaik yang dimiliki Kabupaten Kampar, yakni Letkol Inf Aidil Amin.

“Peran Aidil sangat besar dalam kesuksesan Kampar meraih prestasi di Porprov. Beliau ketua kontingen, bersama-sama kami bahu-membahu berusaha mengangkat prestasi Kampar. Semangat beliau dalam memimpin, sangat luar biasa bagi Kampar,” cerita Ketua KONI Kampar Buya Gafar mengingat kembali momen kebersamaannya dengan Aidil.

Kemudian, di tahun 2019 kemarin, sebagai Ketua Cabor PODSI, Aidil menggelar event besar di Kampar. Kali ini bukan bertaraf nasional lagi, tapi sudah bertaraf internasional.

Untuk pertama kalinya, dalam sejarah Kampar, berkibar bendera 11 negara di Kawasan PLTA Koto Panjang, Danau Rusa XIII Koto Kampar.

Bendera-bendera ini resmi berkibar dalam rangka menyemarakkan pelaksanaan Kampar International Dragon Boat Festival (KIDBF) di Danau Rusa yang diselenggarakan dari 18 sampai 21 Juli 2019.

11 bendera negara-negara yang dikibarkan ini antara lain, Australia, Kenya, Kanada, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Hongkong, Filipina dan tuan rumah Indonesia.

Walau tanpa dukungan dana APBD Pemkab Kampar, event ini akhirnya sukses juga digelar. Bahkan event ini sempat diragukan sejumlah pihak akan gagal dihelat.

Pada festival tersebut, tim dragon boat Kampar berhasil mengharumkan nama daerah dan bangsa. Bertarung dengan atlet mancanegara, para atlet Kampar mampu menunjukkan taringnya.

“Digelarnya dragon boat yang bertingkat internasional itu bukanlah hal mudah. Tanpa semangat dan sumbangsih beliau untuk kabupaten Kampar yang tercinta mungkin tidak akan pernah terjadi. Tidak bisa dipungkiri peran beliau bisa mengangkat nama kabupaten Kampar di tingkat nasional dan internasional. Apalagi kita membawa pesan sport tourism saat itu,” jelasnya.

Ketua PODSI Kampar Letkol Inf Aidil Amin mengangkat piala yang diraih atlet dayung Kampar pada event Penang International Dragon Boat Festival 2019

Tidak hanya itu, Aidil juga memberangkatkan para atlet dragon boat Kampar bertanding di event internasional yakni Penang International Dragon Boat Festival 2019.

Para pahlawan dayung Kampar, mampu merengkuh empat trofi, dua emas dan dua perunggu. Semua diraih atlet dayung pria Kampar dengan bersaing dengan sejumlah atlet mancanegara.

Sampai saat ini, Aidil masih menjadi ketua cabang olahraga (Cabor) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kampar.

Bukan alasan, bagi Aidil menerima amanah menjadi ketua Cabor. Ada cerita dibalik dia menjadi ketua. Saat itu, ketika Kampar menjadi tuan rumah Porprov IX Riau, Kampar tak mampu bersaing di arena pacu air tersebut.

Ia merasa terpanggil, sebagai putra daerah untuk berbuat terbaik, bagi tanah kelahirannya.

“Terlepas dari pekerjaannya sebagai tentara, kecintaan beliau terhadap dunia olahraga, terkhusus di Kampar, sangat besar. Banyak ide-ide beliau untuk memajukan dunia olahraga tanah peradaban ini,” tegas Gafar.

Faktor inilah salah satu alasan yang membuat Aidil ingin memajukan olahraga Kampar, terkhusus di dayung.

Perannya jugalah yang mampu mengangkat dan memotivasi para atlet untuk memberikan yang terbaik kepada daerah.

Empat piala, dua emas dan dua perunggu yang berhasil dibawa pulang atlet dayung Kampar di event Penang International Dragon Boat Festival 2019.

Pada saat itu, Kampar berhasil menduduki peringkat kedua, walau gagal menjadi juara umum.

Prestasi tersebut, bukan sebuah kegagalan. Sebab, sebelumnya Kampar tak mampu mendongkrak posisi hingga mencapai runner up Porprov.

Selain di olahraga dayung, pria aktif di TNI AD tersebut, juga turut peduli kepada dunia olahraga lain, seperti sepakbola.

Nur Adlin pelatih kepala tim sepakbola Merah Putih, mengatakan Aidil Amin merupakan fondasi berdirinya klub sepakbola Merah Putih di Kampar.

“Aidil Amin fondasi Merah Putih. Perannya sangat besar di persepakbolaan Merah Putih,” lantang Pak Olin, Selasa (15/09/2020) malam.

Dilanjutkan Olin, selama Aidil berada di Merah Putih banyak prestasi yang telah diraih tim Merah Putih.

“Sudah tak terhitung piala yang direngkuh Merah Putih. Gak bisa saya sebutkan satu persatu. Terakhir, kami berhasil menjuarai pra Liga Muda Kampar di kelompok umur 14 dan 16 tahun,” terangnya.

Berbagai ajang telah diikuti oleh Merah Putih FC, antara lain Piala Soeratin, Piala Gubernur, Kemenpora dan lain-lain.

“Bagi anak-anak Merah Putih, Aidil Amin Jenderalnya dalam peran beliau membina. Tak terhitung lah, sepak terjang beliau dalam membantu perkembangan tim ini,” ujarnya.

Sosok Aidil, menurutnya menjadi teladan bagi para generasi muda. Karakter beliau patut ditiru.

“Tidak banyak tokoh masyarakat maupun pejabat teras seperti Aidil. Yang mau mengorbankan waktu, tenaga dan materi disisi olahraga. Tapi, kita melihat Aidil bisa seperti itu, itu hal yang lumayan luar biasa. Banyak tokoh tapi seperti dia. Kita apresiasi, nilainya sepuluh untuk beliau,” ucapnya.

Bukan itu saja, atlet renang Kampar juga mendapat perhatian serius Aidil. Kontingen renang mendapatkan fasilitas penginapan di wisma atlet rumbai Pekanbaru berkat usahanya. (FLS)