Irwansyah, mantan PK Golkar Bangkinang Kota.

BANGKINANG KOTA -(auranews.co.id)- Partai koalisi pendukung Azis-Catur tidak boleh ikut larut dengan dinamika internal partai Golkar yang sedang berkonsentrasi menyukseskan Musyawarah Daerah (Musda) ke X pada 8-9 Agustus ini.

Partai koalisi diminta fokus menuntaskan pembicaraan dua nama yang akan disorong untuk dipilih di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar.

Pernyataan itu disampaikan oleh Irwansyah, mantan Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar untuk Kecamatan Bangkinang Kota kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

“Kita minta elit parpol koalisi profesional. Fokus saja menuntaskan pembicaraan mengenai siapa yang akan mengisi kursi Wakil Bupati (Wabup) ini,” ujar Irwansyah, lelaki yang berdomisili di Bangkinang Kota.

Menurutnya, saat ini rakyat sangat berharap kerja Bupati Catur Sugeng Susanto bisa dibantu oleh seorang wakil bupati.

“Jadi, elit parpol ini jangan pula larut dengan urusan partai lain. Urusan Golkar, ya urusan Golkar. Itu dinamika internal mereka. Mestinya ndak ada pengaruhnya ke pembicaraan koalisi soal kursi wabup. Saya ingin mengatakan, pimpinan parpol jangan sampai mengabaikan urusan publik,” ungkap dia lagi.

Dia menambahkan, masyarakat sangat ingin, polemik kekosongan posisi wabup ini bisa segera tuntas.

“Masyarakat kan sudah sangat ingin kursi wabup ini diisi oleh sosok muda seperti Bung Surya Darmawan. Ini bisa kita baca di media sosial di Kampar ini, betapa dukungan kepada Surya Darmawan amat nyata. Coba lah cek. Saya hampir tiap hari memantau, suara-suara publik sangat banyak mendukung Surya Darmawan,” pungkas Irwansyah memberi penekanan.

Disinggung soal perebutan kursi Ketua Golkar Kampar, Irwansyah menilai dua nama yang telah resmi mendaftar, yakni Repol dan Catur Sugeng Susanto adalah dua orang yang sama-sama pantas memegang komando partai beringin.

“Keduanya orang hebat. Sama-sama punya integritas. Kita serahkan saja lah ke mekanisme internal mereka siapa nanti yang terpilih. Kalau saya lihat Catur Sugeng nampaknya akan mendapat kesempatan untuk membesarkan partai Golkar,” beber Irwansyah.  (moreno)