PEKANBARU(auranews.co.id) – Setelah hampir empat bulan lamanya seluruh masyarakat Indonesia di belenggu untuk tetap dirumah saja guna menghindari penyebaran Virus Covid-19, membuat banyak masalah yang salah satunya agar tidak beribadah di tempat ibadah. Untuk itu dengan pertimbangan yang matang, pemerintah mengambil kebijakan untuk menetapkan new normal yaitu kehidupan baru yang seperti semula sebelum terdampak Virus Covid-19 namun dengan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah.

Karena keadaan yang membutuhkan banyak komponen untuk saling bekerja sama dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, maka pihak Universitas Riau mengadakan kuliah kerja nyata (kukerta) mahasiswa khusus relawan covid-19 untuk turun di masyarakat. Nantinya berbagai program kerja akan dilaksanakan baik mandiri maupun bergabung dengan Satuan Petugas pencegahan Virus Covid-19.

Salah satu tim kukerta UNRI tersebut melakukan kegiatan di Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai Pesisir. Kegiatan yang paling diutamakan adalah memberi edukasi terkait new normal dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah sebagai bentuk tindak lanjut dari Surat Edaran Walikota Pekanbaru Nomor 451/SE/1024/2020 yang berisi Pemberlakuan Perilaku Hidup Normal Baru Menuju Tatanan Kehidupan Baru pada Penyelengaraan Kegiatan di Rumah Ibadah di Tengah Pandemi Corona Virus Diseases 2019.

Kegiatan edukasi di lakukan agar masyarakat mengerti terkait dari konsep new normal sehingga tetap mematuhi protokol kesehatan saat beribadah, seperti tetap memakai masker, menjaga jarak, tidak melakukan kontak fisik, dan mencuci tangan sebelum dan setelah beribadah.
Selain sosialisasi edukasi di tempat ibadah yang dilakukan secara mandiri, tim kukerta UNRI Kelurahan Limbungan Baru juga bergabung dengan kelurahan dalam menyelenggarakan sosialisasi new normal yang bertempat di kantor Kelurahan Limbungan Baru. Selain edukasi, juga dilakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum dan rumah ibadah guna menjaga tempat-tempat tersebut tetap steril. Dan tidak lupa pula pembagian masker bagi warga sekitar yang masih tidak patuh terhadap himbauan untuk selalu memakai masker.***