Oleh: Taqiya Mafaza Jannati Herman

Belakangan ini dunia sedang dihebohkan dengan penyebaran wabah COVID 19 atau biasa disebut Coronavirus. Kasusnya sudah menimpa 110 negara dengan total terinfeksi lebih dari 100.000 kasus dengan Italia tercetak sebagai negara dengan kematian tertinggi di dunia melebihi China, negara asal tersebarnya virus Corona. Bahkan WHO ( World Health Organization) terus memantau dan menanggapi penyebaran wabah yang menyendat perekonomian dunia ini. Bahkan di Indonesia sendiri sudah tercatat sekitar 579 kasus dengan 49 orang meninggal, dan 30 lainnya dinyatakan sembuh. Namun angka ini tentu dapat meningkat sewaktu waktu.

Tapi sebelumya, apa itu wabah COVID 19 atau virus Corona?

Virus Corona atau COVID 19 Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Pada manusia, virus Corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus Corona dapat menyebabkan penderitanya mengalami demam tinggi dan batuk yang disertai dengan sesak nafas berat.

Bagaimana gejalanya?

Gejala umum yang dapat dilihat dari penderita biasanya diawali demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini biasanya ringan dan mulai berkembang secara bertahap. Masa inkubasi virus diperkirakan berkisar 1- 14 hari.

Apa solusi dari Pemerintah?

Maka pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar mengisosali diri untuk memastikan apakah ia terinfeksi virus atau tidak. Pemerintah mengeluarkan kebijakan Social Distancing, yang sekarang diubah menjadi Physical Distancing, yakni bagaimana agar masing-masing individu bisa menjaga jarak untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut. Bahkan banyak negara di dunia yang menerapkan sistem “Lockdown” kepada rakyatnya untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut.

Siapa saja yang rentan terpapar virus corona?

Orang paruh baya, orang yang memiliki imunitas rendah, serta yang banyak memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung, dan diabetes, lebih rentan terinfeksi virus Corona.

Apa yang harus kita lakukan?

Kita dapat melakukan beberapa upaya untuk melindungi diri dari infeksi virus Corona di antaranya dengan mencuci tangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kebersihan, makanan, serta menghindari keramaian.

Sekian. Semoga kita semua bisa saling jaga dan saling meningkatkan solidaritas kita dengan sesama agar wabah pandemi global virus Corona ini bisa cepat teratasi.***