KAMPAR(auranews.co.id) – Seorang mantan karyawan PT Andalan Sehat (Malindo group) yang bergerak di bidang kemitraan ayam broiler merasa kecewa dengan keputusan dan sikap pihak perusahaan yang sampai saat ini, Selasa (03/03/2020) belum membayar hak mantan karyawan inisial AY (33) tahun sejak dilakukan pemutusan kerja sepihak pada tanggal 20/01/2020 lalu.

AY mengaku kecewa dengan pihak perusahan, sejak pemutusan kerja sepihak, sampai sekarang belum membayar hak yang telah di sepakati sebelumnya.

“Saya merasa di zolimi, sejak pemutusan kerja yang tidak tahu persoalannya, hingga hak saya tidak dibayar, sedangkan kewajiban saya sudah menyelesaikan administrasi semua,” ujar AY kepada awak media di Bangkinang, Selasa malam.

Ditambah Ay, dirinya merasa di main-mainkan oleh meneger perusahan Mulyono. “Awalnya saya sudah beritikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini, namun saya hanya dapat janji dan janji hingga batas kesabaran saya habis,” ungkapnya.

Sejauh ini, ia selalu berusaha menghubungi maneger perusahan Mulyono, tapi di abaikan dan saat di whatsapp jarang di respon.

“Siapa tidak kesal, sekian bulan sudah tunggu, dan pihak HRD perusahan selalu janji yang di sampaikan hingga tidak kunjung di bayarkan,” jelasnya.

“Sekarang saya bukan hanya menuntut soal hal saya, tapi saya merasa kecewa dengan meneger perusahaan yang itikad baik saya di abaikan,” sambung pria yang pernah menduduki posisi STS (Senior Technical Service) di perusahaan tersebut.

Sementara itu, pihak PT Andalan Sehat Riau belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi Manajer Perusahaan tersebut Mulyono di nomor pribadinya 081361773xxx, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.(CR3)