KAMPAR(auranews.id) – Diibaratkan bermain sepak bola, Hendri Dunan pantas disematkan pemain yang berhasil meraih quatrick. Pasalnya, sudah kali ketiganya Bupati Kampar berganti, namun Hendri Dunan mampu bertahan pada posisinya di Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kampar.

Dari catatan media, Hendri Dunan mulai menjabat Kepala Dinas Pertanian Kampar pada tanggal 22 September 2014 semasa kepemimpinan H. Jefry Noer. Semasa itu, Kampar di bidang Pertanian terkenal dengan program sentral bawang merah yang ditangani langsung oleh Hendri Dunan.

Saat itu, Hendri Dunan mengatakan, pilot projek bawang merah ini bukan hanya menjadi penghasil bawang merah, tapi juga dijadikan sebagai wadah untuk praktek bagi masyarakat Desa Sei Geringging dan sekitarnya yang mengikuti Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (LPHT).

Peserta LPHT diajarkan bagaimana cara mengendalikan hama penyakit dari dini yang menjadi persoalan pada tanaman bawang dan diharapkan dengan telah mengetahui cara pengendalian hama tersebut secara hayati, apabila ingin melalukukan penanaman bawang diharapkan dapat menekan ongkos produksi dibidang pengendalian hama.

Keberhasilan bawang merah di Kabupaten Kampar sungguh booming semasa itu, namun seiringnya waktu jabatan Jefry Noer pun habis dan Kabupaten Kampar langsung dipimpin oleh Pj Syahrial Abdi.

Dibawah kepemimpinan Syahrial Abdi, program sentral bawang mulai ‘tenggelam’ namun pada mutasi besar-besaran yang dilakukan oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau itu pada tanggal 18 Januari 2017 Hendri Dunan tetap dijabatannya sebagai Kepala Dinas Pertanian.

Tepat pada tanggal 22 Mei 2017 jabatan Bupati Kampar pun resmi beralih dari Syahrial Abdi ke H. Azis Zaenal pasca Pilkada Kampar 15 Februari 2017. Pada Pilkada tersebut, Azis Zaenal yang berpasangan dengan Catur Sugeng Susanto mengungguli tiga Paslon lainnya.

Hebatnya, Hendri Dunan tetap bertahan pada jabatannya meski sudah pergantian kepala daerah. Buktinya, pada pelantikan perdana yang dilakukan oleh Azis Zaenal untuk eselon II pada tanggal 4 Desember 2017 jabatan Kepala Dinas Pertanian tak tersentuh dan Hendri Dunan dengan nyamannya pada posisi tersebut.

Lebih kurang 6 bulan berselang, tepat pada tanggal 8 Juni 2018, Azis Zaenal kembali melakukan mutasi eselon II. Pada pelantikan ini, jabatan Kepala Dinas Pertanian juga tak tersentuh sama sekali. Apa rahasianya yah………?

Di penghujung tahun 2018, Azis Zaenal kembali melakukan evaluasi eselon II termasuk jabatan Kepala Dinas Pertanian. Saat itu, keberuntungan masih berpihak kepada Hendri Dunan, pasalnya evaluasi yang dilakukan oleh Azis Zaenal tak sampai pada tahap mutasi.

Sebab, tepat pada tanggal 27 Desember 2018, Bupati Kampar, Azis Zaenal meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta sekitar pukul 01.30 wib. Tentunya, evaluasi yang telah dilakukan hanya tinggal diatas kertas saja.

Secara otomatis, pasca wafatnya Azis Zaenal, jabatan Bupati Kampar akan diisi oleh wakilnya Catur Sugeng Susanto. Jabat Plt Bupati Kampar, Catur Sugeng melakukan pelantikan perdana kepada pejabat namun tidak untuk eselon II.

Secara resmi, Catur dilantik sebagai Bupati Kampar oleh Gubernur Riau pada tanggal 12 Februari 2019. Catur Sugeng menjadi kepala daerah keempat dan Hendri Dunan masih menjabat kepala Dinas Pertanian.

Awal Catur menjabat Bupati Kampar, jabatan Kepala Dinas Pertanian Kampar diisukan akan beralih, namun pada pelantikan yang dilakukan oleh Catur pada tanggal 15 Maret 2019 Hendri Dunan juga belum masuk daftar. Hebat yah…..!

Tepat seratus hari menjabat Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto Kembali melakukan mutasi 11 jabatan eselon II dilingkungan Pemkab Kampar. Yang hebatnya, Hendri Dunan juga tidak masuk daftar, padahal Pertanian di Kampar biasa-biasa saja malahan banyak keluhan dari para petani.

Lebih kurang 6 bulan berselang, Bupati Catur kembali melakukan pelantikan eselon III dan IV sekaligus pengukuhan Dedi Sambudi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bulan November lalu namun Hendri Dunan masih bertahan dengan ‘invisible hand’ nya.

Luar biasa, sudah ‘quatrick’ kepala daerah, Hendri Dunan memiliki ‘kuda-kuda’ yang kuat untuk bertahan pada posisinya sebagai Kepala Dinas Pertanian atau di Kabupaten Kampar tidak ada lagi pejabat yang memiliki terobosan di bidang pertanian sehingga Hendri Dunan terus dipertahankan.

Yah, kita tunggu saja pelantikan selanjutnya sebab beberapa waktu lalu Catur Sugeng melakukan evaluasi eselon II termasuk jabatan Kepala Dinas Pertanian.*****