PEKANBARU (auranews.id) – Angka kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau selama kurun waktu sebulan terakhir atau Januari 2019 mengalami peningkatan signifikan. Poin ini perlu menjadi perhatian, karena DBD yang mengancam sudah memakan korban jiwa.
Dari hasil inventarisir awal, pada Januari tahun ini sudah terjadi 228 kasus. Angka ini mengalami peningkatan cukup signifikan pada 2018 di bulan Januari terjadi 97 kasus DBD.

Kepala dinas kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yanti mengatakan, hal tersebut memang menjadi perhatian esktra. Dari angka kasus DBD tersebut, dua korban meninggal dunia dari Mota Dumai serta Kabupaten Indragiri Hulu.

“Makanya perlu antisipasi dan perhatian bersama. Pasalnya terjadi kenaikan jumlah kasus yang cukup signifikan dibandingkan tahun kalau dibulan yang sama,” urainya, Kamis (31/1).

Hal itu disebabkan beberapa faktor teknis. Mulai dari curah hujan yang masih tinggi pada awal tahun ini dan faktor teknis lainnya. Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan Riau msudah sudah turun ke lapangan dan mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dan melaksanakan 3 M.

Untuk angka DBD lebih bervariasi. Misalnya di Kabupaten Kampar yang tahun sebelumnya 7 kasus menjadi 12 kasus. Indragiri Hulu yang sebelumnya tidak ada kasus menjadi 69 kasus, Bengkalis yang sebelumnya 3 kasus menjadi 41 kasus, Siak sebelumnya 5 kasus menjadi 24 kasus dan kota Dumai dari sebelumnya 18 kasus menjadi 23 kasus.

Sedangkan kabupaten/kota lainnya cenderung terjadi penurunan. Diharapkan pada bulan Januari angka kasus DBD di daerah dapat menurun secara keseluruhan dan tidak ada lagi menimbulkan korban jiwa.

Sumber: mediacenter.riau.go.id